🌲 Ketergantungan pada Kondisi Lingkungan - Faiz

Pertumbuhan alga sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Misalnya, kualitas air dan ketersediaan nutrisi sangat penting. Penelitian menunjukkan bahwa variasi suhu dan cahaya dapat mempengaruhi hasil panen alga hingga 50%. Hal ini menyebabkan ketidakpastian dalam pasokan alga sebagai sumber energi.

Referensi: Suh, I. S., & Lee, H. J. (2011). Effects of environmental factors on growth and lipid accumulation in microalgae. Journal of Applied Phycology, 23(3), 569-579.

🏛️ Kebijakan Pemerintah - Emir

Kebijakan pemerintah yang tidak konsisten atau kurang mendukung pengembangan biofuel dapat menghambat pertumbuhan dari industri biofuel.

Referensi:

Data dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Pusat Statistika (BPS), International Energy Agency (IEA).

⛽ Efisiensi Produksi Biofuel Technology - Akbar

Proses konversi bahan baku menjadi biofuel seringkali memiliki efisiensi yang rendah. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pemilihan katalis yang kurang tepat, kondisi reaksi yang tidak optimal, atau kehilangan produk selama proses pemisahan.

Proses produksi biofuel umumnya membutuhkan energi yang cukup besar, baik untuk pemanasan, pengadukan, maupun pemompaan.

Referensi : Lee, J. H., Park, Y. K., & Choi, Y. J. (2012). Optimization of transesterification process for biodiesel production from waste cooking oil using response surface methodology. Bioresource Technology, 114, 651-656

🤑 Biaya Produksi Tinggi - Faqih

Aspek ekonomi menjadi hambatan utama dalam komersialisasi biofuel dari alga. Biaya produksi yang tinggi, mencapai $3-5 per liter biodiesel, masih jauh dari target kompetitif dengan bahan bakar fosil yang berkisar $0.7-1 per liter. Komponen biaya terbesar meliputi infrastruktur kultivasi, energi operasional, nutrisi, dan tenaga kerja. Optimasi proses dan inovasi teknologi diperlukan untuk menurunkan biaya produksi.

Referensi:

"Techno-economic assessment of microalgal biofuels" - Chisti, Y. (2013) Journal of Biotechnology

🖥️ Teknologi Ekstrasi yang Belum Optimal - Nazril

Proses ekstrasi minyak dari alga masih membutuhkan energi yang tinggi dan menghasilkan limbah yang cukup banyak.

Konsumsi Energi Tinggi:

Proses ekstraksi kovesional seringkali melibatkan suhu tinggi dan tekanan tinggi yang membutuhkan banyak energi.

Efesiensi Rendah: